Jasa Pemasangan Instalasi Listrik

Jika anda membutuhkan tenaga instalatir listrik di Propinsi Lampung dan sekitarnya, kami mempunyai tenaga yang berpengalaman dalam bidang pemasangan Instalasi Listrik. Dengan pengalaman dan profesionalisme menjadikan pekerjaan kami Rapih, cepat dan bergaransi. Silahkan Hub. Kami : contact+us

Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi

Menyelenggarakan dan meningkatkan peran masyarakat jasa konstruksi dalam melaksanakan pengembangan jasa konstruksi nasional dengan terwujudnya struktur usaha jasa konstruksi yang kokoh dan andal serta iklim usaha yang kondusif, transparan, efisien, beretika profesi dan beretika bisnis.

AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia)

Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) sebagai Asosiasi Perusahaan yang beranggotakan Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia, sesuai dengan fungsi dan peranannya sebagai mitra kerja Pemerintah, mitra kerja Usaha Penyedia Tenaga Listrik, mitra kerja sesama Usaha Penunjang Tenaga Listrik dan Penyedia Jasa Konstruksi Ketenagalistrikan bagi masyarakat, senantiasa menempatkan keberadaannya ditengah-tengah masyarakat ketenagalistrikan.

PPILN Wilayah Lampung

Dengan adanya Sertifikat Laik Operasi (SLO) berarti pelanggan dapat merasa aman karena instalasi listrik yang dipasang sudah memenuhi standar dan peraturan yang ada, sehingga bisa meminimalkan resiko yang dapat terjadi akibat pemasangan listrik yang tidak sesuai prosedur.

Listrik Pintar... Solusi Isi Ulang Listrik oleh PLN

Inilah inovasi terkini dari layanan PLN yang lebih menjanjikan Kemudahan, Kebebasan dan Kenyamanan bagi pelanggannya : Listrik Pintar – Solusi isi ulang dari PLN ! Dengan listrik pintar, setiap pelanggan bisa mengendalikan sendiri penggunaan listriknya sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

Headline Indonesia

Loading...
Tampilkan postingan dengan label Proyek PLN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proyek PLN. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

PT PLN dapat Dana Listrik Desa 2.5 T

JAKARTA. PT PLN (Persero) akhirnya yakin bisa menaikkan rasio elektrifikasi dari 73% menjadi 75,3%. Optimisme itu muncul setelah pemerintah mengucurkan Rp 2,548 triliun untuk membangun jaringan listrik di pedesaan.

Direktur Konstruksi PLN, Nasri Sebayang mengatakan, dana sebesar itu akan dipakai perseroan untuk mendanai program listrik masuk desa di 31 provinsi.

Hingga tahun lalu, program listrik masuk desa baru menjangkau 28 Provinsi. "Dengan dana Rp 2,5 triliun itu, kita harus menaikkan rasio elektrifikasi sebesar 2%," kata Nasri, Minggu (20/5). Dengan kenaikan itu, rasio elektrifikasi nasional naik menjadi 75,3% pada akhir tahun nanti.

Selain untuk memperluas jaringan setrum di pedesaan, dana itu juga akan dipakai mendanai program pengembangan energi di wilayah pedesaan. "Target kita, seluruh desa yang sudah ada jalan harus bisa tersambung listrik," imbuhnya. Tentu PLN juga mempertimbangkan jumlah penduduk di desa tersebut.

Nasri menambahkan, dengan dana tersebut, PLN juga akan membangun 2.929 unit gardu listrik baru, membangun sepanjang 4.106 kilometer sirkuit (kms) jaringan listrik tegangan menengah, dan membangun 4.240 kms jaringan listrik tegangan rendah.

Sebagian dari anggaran pemerintah itu juga akan dipakai PLN untuk mengembangkan listrik murah dan hemat kepada 83.478 rumah tangga. "Untuk listrik desa di luar Jawa, PLN akan lebih mengutamakan menggunakan pembangkit tenaga surya (PLTS) dan pembangkit mikrohidro (PLTMH)," jelas dia.

Dari tahun ke tahun, pemerintah memang terus mengucurkan anggaran untuk listrik pedesaan. Pada 2010 lalu, misalnya, PLN memperoleh dana listrik desa sebesar Rp 571 milyar untuk 28 provinsi. Pada 2011, anggaran listrik masuk desa itu melonjak tajam menjadi sebesar Rp 2,9 triliun untuk 28 provinsi. Tahun ini, sebenarnya PLN mengusulkan anggaran untuk listrik pedesaan itu sebesar Rp 5 triliun sampai Rp 6 triliun. Dana itu untuk menaikan elektrifikasi 3% - 4%.

Asal tahu saja, saban tahun jumlah pelanggan PLN terus bertambah. Pada 2010 lalu PLN baru menjangkau 43 juta pelanggan. Tahun 2011, pelanggan bertambah menjadi 45 juta. Tahun ini PLN menargetkan 47 juta pelanggan.

Sabtu, 11 Februari 2012

Target Penambahan 2,5 Juta Pelanggan PLN

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menargetkan penambahan 2,5 juta pelanggan pada tahun ini. Hal ini berarti meningkat dibandingkan target tahun lalu sebanyak 1,5 juta pelanggan.
Demikian disampaikan Direktur Utama PT PLN Nur Pamudji, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (8/2/2012) di Jakarta.
”Kami juga menargetkan penjualan tenaga listrik tahun ini sebanyak 172,2 Twh dan penambahan daya tersambung 8,78 MVA,” ujarnya.
Tahun 2011 realisasi penambahan pelanggan mencapai 3,5 juta atau naik 233,3 persen dibandingkan target tahun lalu yang sebesar 1,5 juta.

Untuk kelompok pelanggan industri, realisasi jumlah pelanggan baru sebanyak 1.700 pelanggan atau 242 persen dibandingkan target tahun lalu yang sebesar 700 pelanggan. Adapun realisasi jumlah pelanggan bisnis baru 112.200 pelanggan atau 119 persen dari target tahun 2011.
Sementara untuk kelompok pelanggan rumah tangga, realisasi pelanggan baru sebanyak 3.234.500 pelanggan atau 239 persen dari target tahun 2011. Untuk kelompok lainnya, realisasi penambahan pelanggan baru 91.300 pelanggan atau 171 persen dari target.
Dengan demikian, pada tahun 2011 total pelanggan PLN mencapai 45.875.090 pelanggan. Dengan rincian, jumlah pelanggan industri 50.365 pelanggan, kelompok bisnis 2.000.164 pelanggan, kelompok rumah tangga 42.557.417 pelanggan, dan kelompok lainnya 1.267.114 pelanggan.


|Evy Rachmawati
 | Agus Mulyadi |

Rabu, 08 Februari 2012

Daftar Proyek PLN dengan SLA Capai Rp6,77 T

Inilah.com
Demikian disampaikan Direktur Utama PLN, Nur Pamudji pada rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR terkait evaluasi kinerja di 2011 dan rencana kerja di 2012 di Gedung DPR, Rabu (8/2). "Total DIPA SLA di 2012 mencapai Rp6,77 triliun, ...
Lihat semua berita mengenai topik ini »